Minggu, 14 Juni 2015

Siapa pemiliknya? Sebagai Hadiah Sang Maha Kaya



Jika hati yang tulus adalah harta karun, keimanan adalah mutiara dan keshalihan adalah perhiasan. Maka siapa pemiliknya??
Siapa?
Yah, dia adalah seorang terkaya sebagai hadiah dari Sang Maha Kaya.
Penah mendengar cerita pencuri dari Baghdad? Dia mencuri, merampok bahkan membunuh demi orang-orang lemah disekitarnya, demi memberi makan mereka yang miskin dan  yatim,. Memberi seluruh hasil rampokannya untuk seorang yang renta, membela mereka yang tertindas dan menolong mereka yang hampir mati kelaparan. Apakah dia orangnya? Bukan. Dia memilki hati yang tulus sebagai harta karunnya tapi tak menggunakan keimanan dan keshalihan sebagai pedomannya.
Lalu siapa?
Apakah seorang yang setiap hari terlihat di cermin sebagai pribadi yang  selalu berbuat salah ? Hmmmmh rasanya bukan, bukan. Terlalu berdebu jika cermin menampakkan bayangan di belakang, namun sebagai pribadi yang tak sempurna belajar memperbaiki diri mungkin lebih tepat.
Lalu siapa?
Dialah seorang kekasih yang memberi banyak walupun tak berpunya. Dialah kekasih yang memberi teladan kisah dengan delapan dirhamnya, memberi 4 dirham kepada seorang yang kehilangan, 2 dirham untuk seorang yang kelaparan dan 2 dirham dibelikannya pakaian untuk seorang gelandangan. Apakah itu saja? Tidak. Beliau membela umatnya seluruh dunia hingga akhir zaman ketika hari dimana dihancurkan segalanya.  Dialah kekasih yang namanya disebut-sebut seluruh alam semesta bahkan malaikat memberi salam padanya.
Siapa dia?
Dialah ‘Muhammad salallahu’alaihi wassalam’
*Teladan yaa Muhammad, teladan yaa Rasulullah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar